Kinerja Merger dan Akuisisi, Pengalaman Direktur, Usia Direktur, Masa Jabatan Direktur, dan Board Size di Indonesia

  • Shindy Dwita Nuansari Universitas Airlangga
  • Windijarto Windijarto Faculty of Economics and Business, Airlangga University

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengalaman direktur independen  yang akan dimoderasi dengan usia direktur independen, masa jabatan direktur independen, dan board size terhadap kinerja merger dan akuisisi di Indonesia serta dikontrol dengan variabel ukuran perusahaan. Penelitian ini menggunakan  model regresi linear berganda. Data variabel penelitian diperoleh dari laporan keuangan dan tahunan perusahaan pada periode 2009-2019. Variabel dependen yang digunakanpada penelitian ini adalah kinerja merger dan akuisisi yang diukur dengan perubahan ROA dari satu tahun sebelum pengumuman merger dan akuisisi dan satu tahun setelah proses merger akuisisi selesai. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengalaman direktur independen. Variabel moderasi  pada penelitian ini adalah usia direktur independen, masa jabatan direktur independen, dan board size. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman direktur independen memiliki pengaruh positif terhadap kinerja merger dan akuisisi, usia direktur independen tidak memperkuat atau memperlemah pengaruh direktur independen terhadap kinerja merger dan akuisisi perusahaan, masa jabatan direktur dan board size mampu memperkuat hubungan positif pengalaman direktur independen terhadap kinerja merger dan akuisisi perusahaan.

Published
2020-01-10
How to Cite
NUANSARI, Shindy Dwita; WINDIJARTO, Windijarto. Kinerja Merger dan Akuisisi, Pengalaman Direktur, Usia Direktur, Masa Jabatan Direktur, dan Board Size di Indonesia. J-MKLI (Jurnal Manajemen dan Kearifan Lokal Indonesia), [S.l.], v. 3, n. 2, p. 84 - 93, jan. 2020. ISSN 2550-0856. Available at: <http://journal.apmai.org/v2/index.php/jmkli/article/view/67>. Date accessed: 26 feb. 2020. doi: https://doi.org/10.26805/jmkli.v3i2.67.
Section
Articles